Home / Iptek / Mengenal Troubleshooting dan Cara Mengatasinya

Mengenal Troubleshooting dan Cara Mengatasinya

Mengenal Troubleshooting dan Cara Mengatasinya

trouble

Troubleshooting

Beberapa masalah internet yang biasa terjadi berkaitan dengan aplikasi internet adalah:

  1. Kesulitan login
  2. Akses lambat
  3. Unexpected disconnet.
  4. Phone Line and Data Error Indication

 

  1. Kesulitan login

Bila mengalami mengatsi kesulitan saat login ada beberapa langkah yang bisa dilakukan :

– Pastikan User ID, Password dan Dial Number yang dimasukkan saat setting koneksi sudah benar.

– Bila ada pesan error bahwa server sedang sibuk, coba lakukan dial beberapa saat kemudian

– Pastikan saluran telepon tidak menggunakan infrastruktur berbasis gelombang radio (atau yang dikenal dengan WLL) dan tidak menggunakan pengganda saluran (pairagain).

 

  1. Akses lambat

Ada bebrapa kemungkinan penyebab lambatnya akses internet, antra lain pada posisi:

# Komputer

– Tingkat utilisasi PC saat digunakan, kemungkinan penyebabnya adalah banyaknya proses yang dijalankan secara bersamaan.

– Kapasitas RAM (Random Access Memory) yang terbatas, solusinya adalah dengan melakukan upgrade atau menambah kapasitas RAM

– Setting sistem operasi yan tidak optimal

– Software Dial Up Networking yang tidak brjalan dengan baik

– Web Browser tidak sesuai dengan spesifikasi browser yang dibutuhkan oleh content suatu website baik dari sisi setting, versi browser, aplikasi tambahan lain yang diperlukan (Flash, Java, dll).

# Modem

Beberpa kondisi yang mempengaruhi performansi modem adalah:

– Kecepatan maksimum modem

– Stabilitas modem, up-to-date driver, correct INF file.

– Kualitas perkabelan

– Jarak antara lokasi dial dengan Central Office

– Kualitas saluran telepon

Oleh karena itu perlu siantisipasi dengan:

= Selalu gunakan driver modem asli dari pabrikan modem.

= Cek file driver terbaru

= Setting kecepatan modem saat dia tidk melebihi kecepatan maksimum modem.

Faktor lain yang ikut mempengaruhi adalah:

= Path to destination server

= Remote Site Network Traffic

= Remote Site Server Load

= Cache Server Performance (proxy)

= Internet Backbone

= Load on International Gateway

 

  1. Unexpected disconnect

Pada saat koneksi ke internet kadang-kadang kita mengalami gangguan tiba-tiba koneksi terputus yang antara lain bisa disebabkan oleh:

– Penurunan kualitas saluran telepon secara mendadak atau bertahap, misalnya karena faktor cuaca atau crosstalk.

– Aplikasi or protocol time-out (inactivity timer).

– Box or port reset by system manager.

– Call waiting atau nadasela yang diaktifkan, untuk menonaktifkan nadasela pada telepon biasa (PTSN) tekan #30#. Bila sudah selesai menggunakan internet aktifkan lagi dengan cara menekan *30# pada pesawat telepon.

– Saluran telepon di paralel, dan pada saat koneksi pesawat telepon paralelnya diangkat (off hook).

– Clien PC lockup / reboot.

– Kabel modem terlepas dari komputer atau saluran telepon terlepas dari modem.

– Clien user powers down PC and / or modem.

 

  1. Phone Line and Data Error Indication

– Penurusan kualitas saluran telepon secara mendadak atau bertahap misalnya faktor cuaca atau crosstalk.

– Kualitas sinyal kurang bagus.

– Low Line Level Rx < -30dBm

– No compression or error correction.

-Low level modulation type (V.32bis / V.22bis)

– High retransmitted packet rate.

 

Internet Error Messages

Kadang-kadang saat kita browsing atau mencoba membuka suatu halaman / web page di internet muncul beberapa pesan error. Apa pun pesan errornya dua hal penting yang perlu diperhatikan adlah :

– Selalu cek apa yang anda ketik / tulis sehingga muncul pesan error, berdasarkan hasil survey penyebab yang paling umum dari munculnya pesan error adalah kesalahan ketik. Dan pastikan juga huruf besar (kapital) / kecil pada penulisan alamat (URL).

– Coba lagi atau tekan refresh (F5). Kadang-kadang hal ini sudah cukup menyelesaikan masalah yang timbul.

Berikut ini adalah kode pesan error yang biasa muncul dan artinya.

400 Bad File Request

  Biasanya syntax atau tata penulisan yang kita gunakan pada URL (alamat halaman web) salah. Perhatikan huruf besar (kapital) atau huruf kecil yang diperlukan (case sensitive), atau tanda baca yang salah.

401 Unauthorized

  Server mencari kode enkripsi dari clien tetapi tidak menerimanya, atau terjadi bila terjadi kesalahan password, pastikan kode yang diperlukan dimasukkan dengan benar, dan coba kirim kembali (juga perhatikan case sensitive).

403 Forbidden / Access Denied

  Hampir sama dengan 401, biasanya ijin atau mekanisme khusus diperlukan untuk mengakses halaman tersebut : password dan / atau username.

404 File Not Font

  Server tidak dapat menemukan file yang anda cari, mungkin karena sudah dipindahkan atau sudah dihapus, atau kesalahan ketik URL atau dokumen yang diinginkan. Periksa kembali URL jika ada kata yang salah ketik, lakukan koreksi dan coba lagi. Bila hal tersebut belum juga berhasil, coba tekan back pada browser atau hapus satu persatu huruf diantara slash sampai tidak muncul lagi pesan error dan cari halaman internet yang anda inginkan.

408 Request Timeout

  Client menghentikan proses download halaman internet sebelum server memproses perintah, mungkin terjadi bila pengguna internet / client klik tombol stop pada browseratau klik link lain. Biasanya terjadi bila file size yang harus di-load besar atau server lambat melakukan proses.

500 Internal

  Server tidak dapat meneruskan proses karena masalah konfigurasi internal server. Bila perlu hubungi site administrator.

501 Not Implemented

  Web server tidak support fasilitas / features yang diminta clien.

502 Service Temporarily Overloaded

  Server congestion; terlalu banyak koneksi, trafik tinggi. Yang bisa kita lakukan adalah mencobanya kembali.

503 Service Unavailable

  Server sibuk, atau site-nya sudah dipindah atau bisa karena koneksi modem anda terputus.

Connection Resfused by Host

  Clien tidak punya hak untuk mengakses halaman tersebut atau kesalahan ketik password.

File Contains No Data

  Halaman internet akan tetapi tidak berisi data.

Bad File Request

  Browser yang digunakan mungkin tidak support format atau coding yang akan diakses.

Failed Dns Lookup

  Domain Name Server (DNS) tidak dapat menemukan atau menerjemahkan permintaan domain ke alamat internet yang valid. Bisa disebabkan server sibuk atau mati, atau bisa juga karena kesalahan ketik URL.

Host Unavalaible

  Host server mati. Coba refresh atau coba lagi beberapa saat kemudian.

Unable to Locate Host

  Host server mati. Koneksi internet putus atau lagi-lagi karena kesalahan ketik URL.

Network Conection Refused by the Server

  Web server sibuk.

 

sekian

Incoming search terms:

  • kegunaan troubleshooting

Check Also

GEEVV

GEEVV Mari beralih ke mesin pencarian Karya Anak Indonesia Siapa sih yang tidak tahu GOOGLE …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *