Breaking News

DPD LDII Kota Kediri Mengadakan Sosialisasi Pengaruh LGBT

DPD LDII Kota Kediri mengadakan sosialisasi Pengaruh LGBT

DSCN0122

Kediri, (10/04). DPD LDII Kota Kediri mengadakan sosialisasi “Pencegahan Generasi Muda dari Perilaku LGBT melalui Penguatan Keharmonisan Keluarga” yang bertempat di Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Manshurin, RT 02 RW 01, Lingkungan Kresek, Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri yang diikuti 1032 warga warga LDII di Kecamatan Pesantren.

Acara terbagi menjadi 3 sesion, dimulai sambutan Pimpinan DPD LDII Kota Kediri, H.Usman Arif kemudian pemaparan oleh H.Agung Riyanto S.Si dan nasehat agama oleh Pengasuh Pondok, H.Agus Faishol.

Dalam sambutannya, Pimpinan DPD LDII Kota Kediri menjelaskan bahwa Indonesia sedang mengalami krisis moral, bahkan ada suatu wilayah yang sangat merajalela perdagangan narkoba, sepertihalnya jual beli kacang. Dia menambahkan bahwa warga LDII ikut serta dalam pembinaan moral bangsa, dibuktikan dengan banyaknya Pondok – Pondok Pesantren dalam naungan LDII dengan mencetak Da’i Daiyah Profesional Religius untuk berdakwah ke seluruh penjuru Nusantara.

Ldii Lgbt

Pemaparan H.Agung Riyanto berisi 4 point, yaitu Pengertian LGBT, Penyebab LGBT, Akibat Pengaruh LGBT, Ancaman Pelaku LGBT dan Penanggulangan LGBT. Dia menjelaskan bahwa faktor utama penyebab LGBT adalah dari Keluarga, Pergaulan dan Lingkungan, Biologis, Moral dan Akhlaq, dan Pengetahuan Agama yang lemah. Dia menambahkan bahwa penanggulangan LGBT dengan menjaga pergaulan anak, mencegah pornografi, memberikan pendidikan seksual pada anak dan menjaga keharmonisan dalam rumah tangga.

DSCN0115 DSCN0111

Acara terakhir penutup dan nasehat agama dari H.Agus Faishol selaku Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Manshurin. Dalam nasehatnya dia menjelaskan bahwa Nabi pernah bersabda bahwa akan datang suatu zaman dimana fitnah akan datang secara bertubi-tubi sepertihalnya derasnya hujan yang turun. Dan ternyata di zaman sekarang sudah kita lihat munculnya fitnah dimana – mana yang tidak kunjung berhenti. Bisanya kita terjaga dari fitnah adalah dengan selalu memberikan kefahaman agama kepada anak.

Check Also

Halaqoh-Kubro-LDII-Jatim

20.000 Penghafal Alquran Berkumpul di Surabaya

20.000 Penghafal Alquran Berkumpul di Surabaya Surabaya (23/12).¬†Majelis Taujih Wal Irsyad DPP LDII bekerja sama …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *