Breaking News
Home / Kesehatan / Gejala Flu Singapura dan Pencegahannya
Gejala flu singapura
Gejala flu singapura

Gejala Flu Singapura dan Pencegahannya

Gejala Flu Singapura dan Pencegahannya

LDIIKediri, (26/04). Mungkin masih banyak yang bingung dengan penyakit ini. Saya juga teringat tentang apa yang dialami oleh guru saya. Beliau cerita kalau kulit anaknya terdapat bintik-bintik merah semacam gatal tapi beda dengan gatal yang lain. Setelah di periksa dokter, ternyata di vonis menderita penyakit flu singapura.

Flu singapura menutut ilmu kedokteran hand foot and mout (HFMD) dalam bahasa Indonesia artinya penyakit KTM (Kaki Tangan Mulut) Karena penyakit ini mewabah di Singapura hingga banyak sekolah dan fasilitas umum lainnya menjadi ditutup karena penyakit ini sehingga penyakit ini menjadi populer dengan sebutan Flu Singapore.

Gejala flu singapura
Gejala flu singapura

Flu Singapura adalah penyakit infeksi virus yang menyebabkan luka seperti sariawan yang banyak pada bibir bagian dalam, umumnya penyakit ini terdapat lepuhan pada tangan, kaki, dan mulut, serta pantat.

Penyebab dan Cara Penularan Flu singapura

Penyebab Flu singapura adalah virus RNA famili Picornaviridae, Genus Enterovirus terdiri dari virus Coxsackie A, virus Coxsackie B, Echovirus dan Enterovirus. Virus Penyebab Flu singapura paling banyak dari Coxsackie A16 namun masuk katergori ringan, sedangkan penyebab yang menimbulkan kasus berat atau berpotensi menimbulkan komplikasi hingga kematian adalah Enterovirus 71. Karena penyebabnya virus maka flu singapura ini mudah menular. Penularannya seperti penyakit flu yaitu melalui droplet saat bersin, air liur, tinja, dan cairan dari vesikel atau ekskreta.

Penularan kontak tidak langsung bisa melalui barang-barang yang terkontaminasi oleh cairan tersebut.

Penyakit ini umumnya menyerang balita usia 2 minggu sampai 5 tahun, namun ada kasus yang terjadi pada anak hingga usia 10 tahun. Sedangkan Orang dewasa umumnya kebal terhadap enterovirus ini, namun bisa saja terjadi. Seperti infeksi virus pada umumnya. Contohnya cacar air, anak yang sudah pernah terkena flu singapura akan memiliki kekebalan terhadap penyakit ini. Dengan catatan, virus strain-nya sama, tapi jika virus strainnya berbeda, anak tetap dapat terkena lagi.

Gejala dan Ciri-ciri Flu Singapura

Gejala Flu singapura biasanya akan muncul 3 sampai 6 hari setelah anak terpapar atau terkena virus. Ini disebut masa inkubasi. Gejala dan Ciri-ciri flu singapura antara lain: Awal mulanya anak akan mengalami demam dengan suhu tubuh 38 derajat celcius sampai 39 derajat celcius disertai rewel atau lesu terkadang disertai pilek. Pada anak yang lebih besar biasanya mengeluh sakit tenggorokan, namun pada bayi yang masih belum bisa mengungkapkan kata-kata mereka mungkin akan menolak ASI atau tidak mau minum apalagi makan lantaran rasa sakit saat menelan.

Kemudian satu atau dua hari berikutnya, muncul bintik-bintik merah yang kemudian menjadi luka atau lecet di mulut (bibir dan pipi bagian dalam, langit-langit dan tenggorokan) mirip sariawan kecil-kecil dan banyak.

Disamping itu muncul juga ruam berupa bintik-bintik merah datar atau timbul berisi cairan (vesikel) atau lepuhan, dan terkadang pecah menjadi lecet (ulkus). Ruam atau lepuhan ini biasanya terdapat pada telapak tangan dan telapak kaki dapat juga muncul pada lutut, siku, bokong atau daerah genital.

Beberapa anak yang terinfeksi dengan virus flu singapura ini mungkin tidak memiliki semua gejala dan tanda-tanda yang telah disebutkan tadi. Sebagian mungkin hanya mengalami ulkus mulut atau lepuhan pada kulit. Seperti halnya penyakit virus lainnya, penyakit flu singapura akan membaik sendiri tanpa pengobatan dalam kurun waktu 7-10 hari. Hanya saja perlu dijaga dengan istirahat yang cukup dan asupan cairan dan nutrisi yang memadai.

Perawatan dan Pengobatan Flu Singapura

Penyakit flu singapura biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus. Anda dapat menggunakan perawatan di rumah untuk membantu meringankan gejala flu singapura pada anak, yaitu dengan cara : Beri anak cairan atau minuman dingin untuk membantu meredakan sakit tenggorokan. Minum harus banyak agar tidak terjadi dehidrasi. Jangan memberikan makanan atau minuman yang terasa asam atau pedas, kerupuk, keripik atau gorengan sejenis. Karena makanan ini bersifat mengiritasi, maka bisa membuat sariawan lebih menyakitkan.

Untuk meredakan nyeri dan demam, berikan acetaminophen (parasetamol) atau ibuprofen. Jangan memberikan antibiotik karena penyakit ini disebabkan oleh virus bukan bakteri. Menggunakan antibiotik tanpa indikasi malah akan merugikan anak lantaran efek samping dan kemungkinan bisa mengalami infeksi oleh bakteri yang kebal terhadap antibiotik di kemudian hari.

Jika anak atau bayi juga mengalami muntah, diare atau tidak dapat makan dan minum sehingga menjadi lemah, maka penderita tersebut harus dirawat. Perawatan di rumah sakit akan memungkinkan zat-zat nutrisi dan cairan bisa memasuki tubuh melalui infus. Tidak ada vaksin yang dapat disuntikkan untuk melindungi terhadap virus singapura yang menyebabkan penyakit tangan, kaki, dan mulut ini.

Prinsip pencegahan yaitu dengan menghindari jangan sampai terpapar virus singapura. Seseorang dapat menurunkan risiko atau mencegah flu singapura dengan cara sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah mengganti popok dan menggunakan toilet, memang benda-benda di fasilitas umum, dan sebagainya. Rajin membersihkan benda-benda yang sering disentuh termasuk mainan anak.

Menghindari kontak dekat seperti mencium, memeluk, atau berbagi peralatan makan atau cangkir dengan orang-orang yang lagi sakit flu singapura. Di sela-sela kesibukan sebagai dokter di RSUD Pare, Agus Sukisno, Ketua DPD Kabupaten Kediri mengatakan flu singapura sama dengan flu yang lain tetapi di sertai bintil bintil kemerahan sekitar mulut tangan dan kaki.

“Masyarakat agar menjaga daya tahan tubuh, jika daya tahan tubuh kuat maka akan flu singapura akan reda sendiri jika daya tahan tubuh turun akan muncul gejala yang serius seperti sesak, luka melepuh sekitar mulut tangan dan kaki,” kata Agus Sukisno.

“Hindari kontak langsung dengan penderita, makan minum yang cukup serta istirahat yangg cukup akan mencegar flu singapura,” tambah Agus Sukisno.

Incoming search terms:

  • gejala sosial khusus di singapura

Check Also

Cara Mengurangi Bau Badan Tak Sedap

Cara Mengurangi Bau Badan Tak Sedap LDIIKediri.com, (04/11). Bagaimana cara mengurangi bau badan? Perhatikan beberapa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *