Breaking News
Home / Berita LDII / Hadapi Proxy War dengan Wawasan Kebangsaan

Hadapi Proxy War dengan Wawasan Kebangsaan

Hadapi Proxy War dengan Wawasan Kebangsaan

LDIIKEDIRI, (19/05). Pimpinan Cabang LDII Kecamatan Ngasem mengadakan Pembinaan Wawasan Kebangsaan dan NKRI pada Jum’at, 19 Mei 2017. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid H. Achuwat, Tugurejo, Kabupaten Kediri. Sekitar 100 orang hadir dalam kegiatan ini, antara lain Pemuda PC LDII Kecamatan Ngasem, Pengurus PC Ngasem, dan para tamu undangan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, kemudian sambutan Ketua PC LDII Kecamatan Ngasem, Heri Susanto.

“Banyaknya demonstrasi, permusuhan serta penghujatan dan penyebaran berita hoax di dunia maya saat ini, melunturkan persatuan dan kesatuan bangsa. LDII PC Ngasem menyikapi kondisi tersebut dan berupaya membentengi para pemuda LDII Kecamatan Ngasem agar tidak terpengaruh dengan fenomena tersebut,” ujar Heri Susanto.

PC LDII Kecamatan Ngasem juga mengundang Kepala Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Tugurejo. Dalam sambutannya, Kepala Desa Tugurejo menyampaikan bahwa harapan Bangsa, Negara dan Agama adalah pemuda.

“Saya paling suka kalau berbicara dengan pemuda. Karena pemuda adalah penerus bangsa yang harus bisa menggapai cita-citanya dan cita-cita bangsa,” kata Kepala Desa Tugurejo.

Adapun pemateri wawasan kebangsaan dan NKRI adalah Kapten Kavaleri Suradi, Danramil Kecamatan Ngasem. Yang diundang oleh PC LDII Kecamatan Ngasem sebagai Narasumber tunggal. Kapten Suradi mengawali materinya dengan menunjukkan kepada Pemuda LDII ini tentang perjuangan sebelum kemerdekaan yang bersifat kedaerahan dan alhasil gagal karena tidak adanya persatuan. Kemudian pada tahun 1908 muncul organisasi Budi Utomo, setelah itu Kapten Suradi juga menyampaikan pada tahun 1928 muncul juga pergerakan dari pemuda. Disitulah peran pemuda yang berhasil bersatu dan menyepakati sebuah ikrar yang dikenal dengan Sumpah Pemuda.

“Maju tidaknya Negara tergantung pada pemuda,” tandas Kapten Suradi.

Kapten Suradi dalam materinya mengarah kepada para pemuda saat ini agar berjiwa nasionalis dan patriotisme.

“Cinta tanah air adalah sebagian dari iman,” tambah Danramil Kecamatan Ngasem ini.

Para peserta tampak fokus dalam menyimak setiap paparan dari Kapten Kavaleri Suradi. Karena pemuda LDII sendiri juga menyadari akan terjadinya peristiwa yang justru melunturkan Persatuan dan Kesatuan Negara ini.

Check Also

Safari Ramadhan Polres Kediri di Ponpes Nurul Hakim

Safari Ramadhan Polres Kediri di Ponpes Nurul Hakim Kediri, (01/06). Agenda Safari Ramadhan Polres Kediri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *