Home / Berita LDII / Himpunan Pengusaha LDII : Bisnis Sesuai Syariah

Himpunan Pengusaha LDII : Bisnis Sesuai Syariah

Himpunan Pengusaha LDII : Bisnis Sesuai Syariah

Kediri, (30/05). Sekarang ini ekonomi Indonesia sudah diserang oleh produk asing, ia mencontohkan di alfamart dan indomart sudah banyak ditemui produk – produk dari Malaysia padahal produk kita banyak yang belum terpublikasikan, setelah ditelusuri ternyata banyak sekali pengusaha dalam negeri kita masih belum tahu cara promosi yang baik dan bagaimana cara packing yang sesuai standar yang berlaku, dengan menyikapi hal tersebut DPW LDII melalui biro Ekonomi Pemberdayaan Masyarakat sebagai regulator membentuk himpunan pengusaha LDII.

Menurut Syamsul Bahri (Sekertasris DPW LDII Jatim) bahwa setelah pembentukan himpunan pengusaha dampak positif yang dirasakan sungguh luar biasa, terbukti para pengusaha sudah dengan sendirinya merespon dengan mengadakan pengajian pengusaha yang mana tugas LDII Biro Ekonomi Pemberdayaan Masyarakat memberi wawasan tentang berbisnis yang Halal dan sesuai Syariah.

Konsolidasi DPW LDII JATIM
Konsolidasi DPW LDII JATIM

Dan dalam perjalanannya para pengusaha merasa bersyukur karena berkesempatan mengembangkan usahanya dengan para pengusaha yang lain, terbukti ketika ada pengajian pengusaha, mereka bisa memaparkan produk-produknya dan akhirnya bisa dikembangkan diwilayah yang lain melalui kerjasama sesama pengusaha.

Untuk mengoptimalkan himpunan pengusaha yang berlatar belakang bidang yang berbeda-beda maka LDII membagi menjadi 4 divisi, yaitu Divisi UMKM yang meliputi para pengusaha yang yang memiliki omset dibawah 5 milyar per-tahun, hal ini guna memberi media para pengusaha UMKM untuk lebih mengembangkan usahanya lebih luas, dicontohnkan seorang pengusaha “MI GORENG PAK ITEM” dari Jombang merasa bersyukur karena setelah diadakannya himpunan pengusaha kini lebih banyak memiliki mitra kerja sehingga outletnya bisa membuka cabang diberbagai tempat.

Divisi UMKM sendiri membentuk 5 forum komunikasi dengan berbagai bidang usaha yaitu forum komunikasi bidang kuliner, forum komunikasi bidang fashion & garmen, forum komunikasi bidang teknik & properti, forum komunikasi bidang agrobisnis, forum komunikasi bidang jasa dan rupa-rupa. Dan divisi UMKM sering juga mengadakan pertemuan tatap muka dimana pesertanya terus bertambah.

Lalu ada Divisi INDAG yang meliputi para pengusaha yang memiliki omset 5 milyar lebih per-tahun. Sementara di di wilayah DPW Jatim terkumpul 22 orang pengusaha industri dan perdagangan, dan dalam pertemuannya sudah tidak lagi membahas pengembangan usaha melainkan membahas sistem perindustrian yang lebih baik. Dan mereka membentuk forum komunikasi Industri dan Perdagangan untuk lebih optimal dalam pembahasan suatu sistem.

Divisi Pendanaan yang meliputi pendanaan-pendanaan syariah oleh karena itu Divisi ini membentuk 2 Forum Komunikasi yaitu forum komunikasi koperasi syariah dan forum komunikasi usaha bersama, yang berhasil menyatukan berbagai koperasi syariah serta BMT syariah di seluruh wilayah DPW LDII dan rata-rata telah mendapat sertifikasi manager koperasi, sehingga tujuan utamanya untuk menjadikan ekonomi syariah yang mandiri bisa terwujud.

Ia juga menambahkan sebelum diadakannya himpunan pengusaha serta forum komunikasi banyak koperasi syariah dan BMT memiliki bebagai persoalan, seperti kekurang dana modal dengan tingginya permintaan nasabah disisi lain ada yang kelebihan dana dan minimnya permintaan nasabah akan finansial, adapula software yang dipakai di beberapa BMT dan koperasi syariah ternyata masih belum benar-benar sesuai dengan ekonomi syariah, namun kini hal tersebut sudah diminimalisir dengan koordinasi serta kerjasama untuk saling melengkapi diantara para pengurus BMT dan koperasi syariah.

Selain itu yang menjadi tujuan utama adalah untuk menjadikan pondasi ekonomi syariah yang mandiri yang bisa berkontribusi untuk perekonimian Bangsa Indonesia.

Incoming search terms:

  • Alamat BMT LDII

Check Also

Generasi-Quran-LDII

Ikhtibar Tahfidzul Quran LDII Kecamatan Kras

Ikhtibar Tahfidzul Quran LDII Kecamatan Kras Di era globalisasi ini kita selalu disibukkan dengan gadget …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *