Home / Kesehatan / Inilah Bahaya Akibat Penyakit Difteri

Inilah Bahaya Akibat Penyakit Difteri

Inilah Bahaya Akibat Penyakit Difteri

Tahukah anda tentang penyakit difteri? Akhir-akhir ini banyak kasus masyarakat yang tertular penyakit difteri. Difteri merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri mematikan yang menyerang organ tubuh manusia di bagian saluran pernapasan terutama bagian tenggorokan. Penyakit difteri tergolong kedalam penyakit menular, sehingga kita harus waspada terhadap penderita penyakit ini. Penyebaran penyakit difteri dapat melalui bersin atau batuk, maupun sentuhan langsung pada luka penderita penyakit difteri. Sampai saat ini penyakit difteri sangat sulit untuk di obati, bahkan tak jarang korban penyakit mematikan ini meninggal dunia akibat tidak segera di obati.

Imunisasi-Difteri
Imunisasi Difteri

Gejala umum penyakit ini biasanya berupa batuk pilek, demam, radang tenggorokan, cairan paada hidung, kulit pucat, badan berkeringat, detak jantung meningkat dan sakit pada tenggorokan. Sedangkan gejala khususnya adalah terbentuknya lapisan abu-abu di bagian amandel maupun tenggorokan.  Lapisan di amandel inilah yang kemudian dapat turun ke tenggorokan sehingga dapat menganggu saluran pernapasan. Sehingga jika saluran tenggorokan tertutup oleh lapisan ini maka perlu saluran khusus untuk bernapas yang dipasang di dekat leher.

Tidak hanya itu bahaya penyakit difteri ini juga dapat menyebabkan kerusakan pada jantung, kerusakan saraf, dan difteri hipertoksik. Kerusakan Jantung mengakibatkan detak jantung tidak teratur, gagal jantung, dan kematian mendadak. Kerusakan Saraf menyebabkan penderita mengalami masalah sulit menelan, masalah saluran kemih, pembengkakan saraf tangan maupun kaki bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan. Sedangkan Difteri Hipertoksik dapat menyebabkan  penderita mengalami pendarahan yang parah dan gagal ginjal.

Terkadang penyakit difteri juga tidak diawali dengan gejala apapun, sehingga penderitanya pun tidak sadar jika dirinya sedang terkena penyakit difteri apalagi bagi mereka yang belum pernah mendapatkan vaksin atau imunisasi difteri.

Menurut data yang diperoleh dari kementerian kesehatan setidaknya di 20 provinsi yang ada di Indonesia telah tersebar wabah difteri. Data kementerian kesehatan pada bulan November tahun 2017 menunjukkan bahwa ada 95 kabupaten dari 20 provinsi di Indonesia yang melaporkan kasus difteri. Pada bulan Oktober hingga November 2017 ada 11 provinsi di Indonesia yang lapor kasus difteri, diantaranya adalah Sumatra Barat, Aceh, Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Menurut WHO (World Health Organization), pada tahun 2016 telah terdapat 7.097 penderita difteri diseluruh dunia. Sedangkan 342 penderita berasal dari Indonesia.  Hal ini membuat Indonesia menempati urutan kedua penderita penyakit difteri terbanyak di dunia.

Lalu tahukah anda apa penyebab penyakit difteri ini? Penyakit ini disebabkan oleh bakteri menular dan berbahaya yang disebut dengan bakteri Corynebacterium Diptheriae. Penyakit ini berdampak kematian dikarenakan sumbatan saluran pernapasan atas racun yang bersifat patogen, menimbulkan komplikasi peradangan pada lapisan dinding jantung, gagal ginjalgagal napas, dan gagal sirkulasi.

Akibat maraknya penyakit difteri tersebut, saat ini pemerintah sedang melakukan imunisasi serentak di seluruh Indonesia terutama untuk para pelajar hingga umur 19 tahun. Banyak petugas yang dikerahkan untuk berkunjung ke sekolah-sekolah dalam rangka melakukan imunisasi difteri atau dikenal dengan imunisasi td (tetanus-difteri) Untuk pencegahan dari penyakit yang mematikan ini.

Check Also

Manfaat Kulit Udang

Apa Manfaat Kulit Udang

Apa Manfaat Kulit Udang LDII Kediri, (25/05). Udang sebagai keluarga seafood sudah tidak diragukan lagi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *