Breaking News
Home / Tahukah Anda / Kambing Qurban dan Jenis-Jenisnya

Kambing Qurban dan Jenis-Jenisnya

Kambing Qurban dan Jenisnya

LDIIKediri.com, (29/08). Di perkirakan bahwa di dunia ini terdapat sekitar 300 ras kambing. Baik yang hidup di daerah tropis maupun sub tropis. Ada kambing yang cocok untuk berbisnis dan ada pula yang cocok untuk qurban. Berikut akan kami rangkumkan beberapa jenis kambing qurban.

Jika untuk berbisnis kita cukup mencari kambing dengan perawatan yang mudah dan biaya yang tidak terlalu banyak. Maka untuk kambing qurban yang cocok adalah yang berdaging dan berbadan besar serta beberapa persyaratan lainnya.

Kambing Qurban

  1. Kambing boer

kambing Boer yaitu kambing yang berasal dari Afrika Selatan. Setelah ter-registrasi lebih dari 65 tahun, “Boer” memiliki arti petani. Dengan pertumbuhannya sangat cepat, kambing Boer merupakan kambing pedaging sesungguhnya. Berat 35–45 kg dapat dicapai kambing boer pada usia lima hingga enam bulan. Rata-rata pertambahan berat badan sekitar 0,02 – 0,04 kg per hari. Semua ini tergantung pada jumlah susu dari induk dan pakan sehari-harinya. Pada umur 2-3 tahun, kambing Boer jantan memiliki berat badan 120 – 150 kg, sedangkan Betina dewasa akan mempunyai berat 80 – 90 kg pada umur yang sama.

Boer betina maupun jantan keduanya bertanduk. Persentase daging pada karkas kambing Boer mencapai 40% – 50% dari berat tubuhnya. Jauhlebih tinggi jika dibandingkan dengan kambing perah lokal. Kambing Boer dapat dikenali dengan mudah dari tubuhnya yang panjang, lebar, berbulu putih, kepala warna coklat kemerahan atau coklat muda hingga coklat tua, berhidung cembung, bertelinga panjang menggantung, berkaki pendek. Beberapa kambing Boer di wajahnya memiliki garis putih ke bawah. Kulitnya berwarna coklat dan dapat melindungi dirinya dari kanker kulit akibat ultraviolet dari sinar matahari langsung.

Kambing ini sangat suka berjemur di siang hari. Kambing Boer dapat bertahan hidup pada suhu lingkungan yang ekstrim. Dari suhu yang sangat dingin (-25 derajat celcius) hingga suhu yang sangat panas (43 derajat celcius). Kambing boer sangat mudah beradaptasi dengan perubahan suhu lingkungan. Mereka dapat hidup di kawasan semak belukar, lereng gunung yang berbatu atau di padang rumput dan tahan terhadap penyakit. Secara alamiah kambing boer adalah hewan yang suka meramban sehingga lebih menyukai daun-daunan, tanaman semak daripada rumput.

  1. Kambing Etawa (Jamnapari)

Jenis kambing pedaging selanjutnya adalah kambing etawa atau yang sering di sebut jamnapari. Selain menghasilkan daging yang banyak, selain kambing pedaging mungkin sudah banyak yang tahu bahwa kambing ini adalah jenis kambing penghasil susu. susu kambing etawa ini pun sudah banyak di perbincangkan dan sudah menjadi usaha sampingan dan menghasilkan banyak pundi pundi rupiah. Untuk ciri cirinya sebagai berikut,

-Memiliki postur tubuh yang besar, dengan tinggi mencapai 90 – 127 cm untuk pejantan, dan 92 cm untuk betina.

-Memiliki daun telinga yang panjang menggantung.

-Kemudian mempunyai bentuk hidung dan dahi cembung.

-Mempunyai tanduk yang pendek.

-Dan susu yang di hasilkan mencapai3 liter setiap harinya.

  1. Kambing Peranakan Etawa (PE)

Jenis kambing pedaging selanjutnya adalah kambing peranakan etawa (PE). PE sendiri merupakan hasil persilangan atau kawin silang antara kambing etawa dan kacang. Tujuan utama kambing ini di kembangkan adalah untuk menghasilkan kambing yang mampu beradaptasi dengan baik di setiap daerah yang berbeda. Dan merupakan kambing lokal atau asli dari Indonesia. Untuk ukuran tubuh hampir sama dengan kambing etawa, namun untuk urusan beradaptasi kambing PE lebih unggul jika di banding dengan Etawa. Semula kambing PE ini hanya dikembangkan dan di budidaya di daerah sepanjang pesisir utara pulau jawa, tetapi seiring perkembangan jaman kambing ini sudah tersebar luas di seluruh daerah daerah Indonesia.

Ciri ciri dari jenis kambing Pedaging PE adalah :

-Bulu berwarna belang hitam, putih, merah dan coklat.

-Mempunyai bentuk tubuh yang besar, dengan bobot mencapai 90 kg untuk pejantan dan 60 kg untuk betina.

-Memiliki telinga yang cukup besar dan panjang kebawah.

-Bentuk dahi dan hidung cembung.

-Kemudian, mempunyai bulu yang panjang di bagian dahu, paha dan ekor.

-Untuk bentuk tanduk, memiliki tanduk yang kecil baik jantan atau betina.

-Sama seperti kambing etawa, PE sanggup menghasilkan susu sebanyak 3 liter/hari.

  1. Kambing Jawarandu

Sama seperti kambing etawa dan PE, kambing jawarandu di budidaya untuk menghasilkan susu dan juga dagingnya. Kambing jawarandu berasal dari hasil persilangan antara kambing peranakan etawa (PE) dan Kacang. Untuk bentuk tubuh kambing ini memiliki postur tubuh yang lebih kecil jika di banding dengan etawa. Ciri dari jenis kambing pedaging dan susu jawarandu sebagai berikut

-Memiliki bentuk tubuh lebih kecil dari etawa.

-Sedangkan bobot atau berat badankambing tersebut mencapai 40 kg lebih, dan untuk betina kurang dari 40 kg.

-Memiliki tanduk kecil antara betina dan jantan.

-Bentuk telinga melebar dan panjang.

-Menghasilka susu mencapai 1,5 liter/hari.

  1. Kambing Boerawa

Selanjutnya ada kambing boerawa yang merupakan kambing hasil dari persilangan antara kambing boer dengan peranakan etawa (PE).  Untuk jenis kambing  ini banyak di budidayakan dan di kembangkan di lampung. Ciri kambing ini hampir sama dengan jenis kambing boer, selanjutnya anda bisa memilih beberapa jenis kambing qurban yang sesuai dengan stok dan dana anda.

Check Also

Keutamaan-membaca-alquran-setiap-hari

Keutamaan membaca alquran setiap hari

Keutamaan membaca alquran setiap hari Salah satu keutamaan membaca alquran setiap hari adalah mendapatkan 10 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *