Home / Berita LDII / Ketua LDII Kediri : Tenis Antar Lembaga Menjadi Pemersatu Warga Kediri

Ketua LDII Kediri : Tenis Antar Lembaga Menjadi Pemersatu Warga Kediri

Ketua LDII : Tenis Antar Lembaga Menjadi Pemersatu Warga Kediri

Kediri,(08/04/2017). Kegiatan rutin yang digelar oleh Paguyuban Tenis Kediri (PTK) yakni Tenis Lapangan antar lembaga, pada Sabtu, 8 April 2017 dilaksanakan di Lapangan Tenis Kabupaten Kediri. Pondok Walibarokah LDII Kediri sebagai tuan rumah mengundang semua anggota Paguyuban Tenis Kediri (PTK) dari berbagai lembaga dan instansi. Beberapa lembaga yang hadir antara lain Brigif 16, BNN Kota Kediri, Polresta Kediri, Polres Pare, Benglap AD, Yonif 521, Kementrian Agama Kota Kediri, Pengadilan Negeri Kota Kediri, Pemerintah Kota Kediri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Telkom Kota Kediri, Kodim 0809, Komandan Militer Veteran, Komandan Subden POM, Pengusaha Pare,dan LDII.

Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, kemudian tanding persahabatan antar lembaga. Ditengah acara, tampak hadir Pimpinan Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri, Sunarto. Sunarto hadir dengan mengucapkan selamat datang kepada para undangan serta memantau pertandingan yang berlangsung antara pejabat dengan pejabat tersebut.

Pertandingan tenis antar lembaga menjadi salah satu media silaturahim antar lembaga dan menjadi indikasi kerukunan dan kekompakan warga Kediri. “kegiatan ini rutin dilaksanakan sebulan sekali dengan tuan rumah bergantian. Sifatnya tidak kompetisi,tapi olahraga bareng-bareng agar kerukunan dan kekompakan terjaga dengan baik antar lembaga se-Kediri ini,” Kata Usman Arif.

Awalnya paguyuban ini terdiri dari empat lembaga lain yakni BNI, Polresta Kediri, Pengadilan Negeri Kota Kediri, dan Pondok Pesantren Wali Barokah hingga sekarang, sudah duabelas lembaga yang sudah tergabung dan dibentuklah susunan organisasi dengan Usman Arif sebagai Ketua dan Agung Rianto sebagai sekertaris.

“Setelah paguyuban ini terbentuk pada awal 2013 lalu dengan LDII sebagai pemrakarsa, beberapa pimpinan lembaga menyambut baik. Karena menurutnya, paguyuban inilah satu satunya forum silaturahim dan komunikasi yang paling solid ditambah olahraga sebagai medianya,” tambah Usman Arif yang juga dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia.

Usman Arif berharap agar kegiatan seperti ini tetap lestari, begitu juga komunikasi antar lembaga. Karena dalam forum ini sudah dimanfaatkan sebagai media sharing informasi terkini tentang Kota maupun Kabupaten Kediri. Dengan demikian salah satunya bermanfaat sebagai filter akan fenomena Hoax yang terjadi selama ini, sehingga situasi Kediri dan sekitarnya senantiasa kondusif.

Check Also

Generasi-Quran-LDII

Ikhtibar Tahfidzul Quran LDII Kecamatan Kras

Ikhtibar Tahfidzul Quran LDII Kecamatan Kras Di era globalisasi ini kita selalu disibukkan dengan gadget …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *