Breaking News
Home / Berita LDII / LDII Jatim Bentengi Remaja dari Bahaya Narkoba

LDII Jatim Bentengi Remaja dari Bahaya Narkoba

LDII Jatim Bentengi Remaja dari Bahaya Narkoba

LDIIKediri, (23/05). Penanda tanganan MoU DPW LDII Jatim dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur dilaksanakan pada Selasa, 23 Mei 2017 di Gedung Wali Barokah lantai dua, Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri.

Selain penanda tanganan kerjasama, juga diisi dengan sosialisasi P4GN oleh Ketua BNN Provinsi Jawa Timur, Brigjend Pol Drs. Fatchur Rachman, SH MM.

Kerjasama ini disepakati oleh DPW LDII Jawa Timur sebagai upaya LDII dalam membantu pemerintah khususnya BNN untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

“Di Pondok Pesantren Wali Barokah ini, para santriwan dan santriwati selama mondok kurang lebih selama 1,5 tahun tidak hanya mengkaji ilmu agama, tapi juga dibekali ilmu manajemen, kewirausahaan, wawasan kebangsaan dan sosialisasi P4GN seperti sekarang ini,” kata H. Sunarto, Msi, Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, saat menyampaikan sambutannya.

Mengenai hal tersebut, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Amien Adhy, juga mengungkapkan bahwa LDII membentengi tempat-tempat pendidikan seperti Pondok Pesantren agar tidak kemasukan Narkoba.

“Dengan Jawa Timur sebagai peringkat kedua peredaran narkoba terbesar, maka dari itu DPW LDII Jawa Timur berupaya mencegah melalui P4GN ini dan kegiatan-kegiatan keagamaan kepada para santri dan pemuda LDII,” ujar Amien Adhy.

Selain itu Amien Adhy juga mengungkapkan bahwa kerjasama ini salah satu upaya LDII dalam pembinaan generusnya.

“LDII berupaya menanamkan nilai-nilai agama, dan Tri Sukses pembinaan generus yaitu menjadikan generasi LDII yang berilmu, berakhlaqul karimah, dan mandiri. Termasuk wawasan tentang bahaya narkoba ini agar generus LDII berwawasan luas sehingga siap untuk menghadapi era modern. Selain itu LDII juga berupaya mencetak generasi yang profesional religius, profesional berarti memiliki keahlian sesuai bidangnya dan religius atau memiliki kepahaman agama yang kuat sehingga tidak mudah terpengaruh,” ungkap Amien Adhy ditengah sambutannya.

Kemudian acara dilanjut dengan sambutan Ketua BNN Jawa Timur, Fatchur Rachman, yang sekaligus memberi sosialisasi tentang P4GN kepada hadirin yakni 100 santri dan santriwati Ponpes Wali Barokah dan tamu undangan.

“Mereka yang kecanduan narkoba, tidak lama lagi akan menjadi sampah masyarakat,” tegas Fatchur Rachman mengawali sambutannya.

Menurut Fatchur Rachman menyelamatkan dua sampai tiga orang kembali seperti semula dari sepuluh orang yang kecanduan narkoba adalah hal yang luar biasa, karena saking bahayanya.

Kemudian tak lupa mantan Kapolres Kediri Kota tahun 2001 ini mengapresiasi kepada Pondok Wali Barokah, karena dari tes urine yang digelar sebelumnya, 100 persen siswa pondok ini negatif narkoba.

“Diharapkan acara ini tidak sekedar ceremonial tapi juga ada implementasinya kedepan. Diharapkan juga kepada DPW LDII Jawa Timur untuk segera merencanakan P4GN dan menjalin sinergisitas dengan pemerintah setempat,” pesan Fatchur Rachman menutup penyampaiannya.

Incoming search terms:

  • pengurus ldii kediri h moh gatotkaca mm

Check Also

949 Hewan Qurban Warga LDII se-Kabupaten Kediri

949 Hewan Qurban Warga LDII se-Kabupaten Kediri Kabupaten Kediri, (01/09). Daya beli masyarakat yang sedang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *