Home / Berita LDII / Musyawarah Pleno LDII Kediri Raya

Musyawarah Pleno LDII Kediri Raya

Musyawarah Pleno LDII Kediri Raya

LDIIKediri.com, 20/08). DPD LDII Kabupaten Kediri melaksanakan Konsolidasi Organisasi yang merupakan kegiatan rutin setiap tiga bulan sekali. Acara bertempat di Ponpes Nuuril Muttaqin Desa Banjaranyar Kec.Kras Kab.Kediri pada Minggu 20 Agustus 2017. Dalam rangka menambah wawasan kebangsaan, DPD LDII Kab.Kediri mengundang mantan staff ahli Bupati Kab.Kediri Drs.H.Purnomo, M.Si. pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik dan juga pernah menjabat sebagai Bapak Camat Di Kecamatan Kandangan dan Gampengrejo.

Para Peserta Pleno
Para Peserta Pleno

Konsolidasi Organisasi di ikuti seluruh PC dan PAC LDII se-Kabupaten Kediri, dimulai pada pukul 09.00-11.30WIB. Materi Pokok yang disampaikan adalah tentang Perpu No.2 Tahun 2017 dan wawasan Kebangsaan yang akan memperluas wawasan para peserta. Sekretaris DPD LDII Kab.Kediri yakni Bapak Anang Yusuf menjelaskan dan menegaskan kepada para peserta tentang Perpu No.2 Tahun 2017. Dalam Perpu ini (Perpu_Nomor_2_Tahun_2017) ditegaskan, bahwa Organisasi Kemasyarakatan yang selanjutnya disebut Ormas adalah organisasi yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan, dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Kesaturan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Menurut Perpu ini, Ormas dilarang menggunakan nama, lambang, bendera, atau atribut yang sama dengan nama, lambang, bendera, atau atribut lembaga pemerintahan; menggunakan dengan tanpa izin nama, lambang, bendera negara lain atau lembaga/badan internasional menjadi nama, lambang, atau bendera Ormas; dan/atau menggunakan nama, lambang, bendera atau tanda gambar yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau secara keseluruhannya dengan nama, lambang, bendera, atau tanda gambar Ormas lain atau partai politik.

Pleno-LDII-Kediri
Pleno LDII Kediri

Selain itu dalam Perppu ini ditegaskan, bahwa Ormas dilarang melakukan tindakan permusuhan terhadap suku, agama, ras atau golongan; melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia; melakukan tindakan kekerasan, mengganggung ketenteraman dan ketertiban umum, atau merusak fasilitas umum dan fasilitas sosial; dan melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ormas juga dilarang melakukan kegiatan sparatis yang mengancam kedaulatan NKRI, dan/atau menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila.

“Ormas yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dijatuhi sanksi administratif dan/atau sanksi pidana,” bunyi Pasal 60 Perpu No.2 Tahun 2017.

Sanksi administratif sebagaimana dimaksud, menurut Perppu ini, terdiri atas:

  1. Peringatan tertulis;
  2. Penghentian kegiatan; dan/atau
  3. Pencabutan surat keterangan terdaftar atau pencabutan status badan hukum.

Selain itu Purnomo juga diberikan kesempatan untuk memberi pengarahan kepada para peserta tentang wawasan kebangsaan. Sebelumnya Purnomo mengapresiasi kepada Ormas LDII bahwa hubungan dengan pemerintah semakin lama semakin baik dan harmonis, baik ditingkat DPP, DPW, DPD, PC, maupun PAC. Purnomo menyampaikan bahwa semua ormas itu harus bisa Bhinneka Tunggal Ika.

Ketua-DPD-LDII-Kediri
Ketua DPD LDII Kediri

“Negara Indonesia ini sudah merdeka maka Ormas Islam Wajib untuk mempertahankan Kemerdekaan Negara Indonesia,” kata Purnomo.

Purnomo menambahkan bahwa wawasan kebangsaan itu merupakan cara pandang masyarakat Indonesia terhadap bangsanya sendiri. Setiap orang pasti berbeda-beda cara pandangnya, namun kita harus tetap bersatu. Jika semua berprasangka baik terhadap negaranya sendiri maka negaranya juga akan menjadi maju.

Sebagai penutup acara ketua DPD LDII Kab.Kediri Bapak Agus Sukisno Mengucapkan terima kasih kepada Drs.H.Purnomo, M.Si. yang telah memberikan wawasan sekaligus pengarahan kepada para peserta.

“Acara seperti ini harus lebih ditingkatkan lagi, perlu adanya evaluasi terutama untuk para PC dan PAC di daerahnya masing-masing,” ujar Agus Sukisno.

Ketua LDII juga mohon dukungan adanya penempatan bangunan kantor DPD LDII. Selain itu diharapkan PC dan PAC LDII dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat disekitarnya.

Check Also

LDII Kediri Adakan Kerjasama Dengan Kemenag

Kerjasama LDII Kediri Bersama Kemenag Kabupaten Kediri, (02/18). DPD LDII Kabupaten Kediri bekerjasama dengan KEMENAG …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *