Home / Sosial / NAKAL Sudah Gak Zaman Yang Zaman Bahagiakan ORTU

NAKAL Sudah Gak Zaman Yang Zaman Bahagiakan ORTU

NAKAL Sudah Gak Zaman Yang Zaman Bahagiakan ORTU

Apa sih birrul walidain? Birrul walidain adalah bersikap baik kepada kedua orang tua. Khususnya kita sebagai generus bangsa, agama dan keluarga, kita harus menyadarinya, coba bayangkan jika kita sebagai generus sikap kita buruk bahkan berani dengan kedua orang tua apa jadinya coba,,,?

Mungkin zaman ini perlahan akan rusak sesuai dengan firman Allah dalam al qur’an bahwasanya “Tidak ada zaman yang lebih baik dari pada zaman sebelumnya” itu artinya tahun demi tahun itu tidak semakin baik melainkan semakin buruk, semakin rusak. Oleh karena itu coba fikir dan renungkanlah kembali menghadapi zaman yang sudah rusak ini sudahkah kita membahagiakan kedua orang tua kita yang begitu banyak pengorbanan, perjuangan bahkan mereka rela mengorbankan nyawanya, itu semua untuk siapa? ya untuk kita semua.

Birrul-walidain

Yang biasanya jika kita dipanggil entah itu penting atau tidak, kita selalu mengatakan “sebantar” padahal saat itu kita sedang mainan HP nonton TV yang tidak penting daripada panggilan orang tua kita. Saya pernah mendengar cerita dari pengalaman guru saya dari aceh.

Beliau Bercerita bahwa “waktu itu beliau disuruh ibu untuk cuci piring tapi beliau tidak mau malah pergi bermain dengan adiknya, setelah itu beliau melihat awan berubah menjadi gelap seperti mau hujan dan gelombang laut sangat besar. Ternyata terjadi stunami, semua orang berlarian termasuk beliau dan adiknya begitu beliau lari beliau terpisah dengan adiknya, setelah itu beliau tidak sadar lagi karena gelombang laut sudah menimpanya.

Setelah beberapa jam kemudian ada tim SAR yang mencari korban stunami dan beliau dibawa ke tenda kesehatan beliaupun sudah sadar lalu beliau mencari semua keluarganya ternyata tidak satupun keluarganya yang selamat hanya beliau yang hidup sebatang kara, dan ketika itu beliau ingat kepada Ibunya sebelum peristiwa itu terjadi beliau keadaan tidak patuh dan beliau sangat merasa bersalah. dan pada saat itulah beliau sadar bahwa begitu pentingnya orang tua.

Dari pengalaman tersebut coba bayangkan ketika kita sedang jauh dari orang tua kita dan kita belum sempat membahagiakan kedua orang tua kita, atau kita belum sempat meminta maaf kepada mereka ternyata kita mendapatkan kabar salah satu dari orang tua kita mendadak dipanggil oleh Allah. Pasti yang kalian rasakan saat itu hanyalah rasa menyesal. Mungkin sekarang kita belum merasakan ketika nanti sudah waktunya kalian akan merasakan begitu pentingnya, begitu besarnya pengorbanan orang tua dan kasih sayang orang tua itu tidaklah ada yang menandingi apa lagi yang dimanja oleh kedua orang tua.

Maka dari itu mulai dari sekarang misalnya kita dipanggil atau disuruh orang tua segeralah penuhi panggilannya. Bagi yang jauh dengan orang tua seringlah tanya kabar orang tua dan minta maaflah, mungkin meminta maaf dengan orang tua itu canggung, saya juga menyadarinya tapi bagaimana lagi jika ini adalah kesempatan terakhir kita.

Oke guys,, mungkin dari tulisan saya bisa diambil manfaat dan bisa menjadi motivasi kalian semua semoga Allah memberikan manfaat dan barokah, kita dijadikan anak yang sholih dan sholikhah. Pesan saya berbuat baiklah, patuhlah, rawatlah, hargailah kedua orang tuamu selagi masih ada. Dan doakanlah mereka baik masih ada ataupun sudah tidak ada.

Oleh : Nira Isna Wati

Check Also

Cara-Melatih-Mental

Cara melatih mental

Cara Melatih Mental Melatih mental adalah hal terpenting yang dilakukan oleh seseorang ketika masih usia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *