Breaking News
Home / Fashion / Health & Fitness / Tips Olahraga di Bulan Puasa

Tips Olahraga di Bulan Puasa

Tips Olahraga di Bulan Puasa

LDIIKediri, (30/05). Bulan ramadhan telah tiba! Bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Islam. Di bulan ini semua umat Islam di dunia melaksanakan ibadah puasa. Pada saat puasa kita harus menahan makan dan minum, (hawa nafsu dan sebagainya) dari fajar hingga terbenamnya matahari.

Dengan dibatasinya makan dan minum ini akan berdampak pada asupan energi yang kita butuhkan untuk beraktifitas. Namun tidak ada alasan bagi kita untuk tidak berolahraga. Bagaimana cara menyiasati agar kita tetap bisa berolahraga selama bulan puasa?

Tips Olah Raga Saat Puasa
Tips Olah Raga Saat Puasa

Olahraga dapat membuat tubuh kita tetap sehat dan fit. Olahraga juga membuat tubuh kita menjadi segar dan tidak merasa lemas. Dan kebanyakan orang berolahraga untuk membakar lemak pada tubuhnya.

Bagaimana cara berolahraga dibulan ramadhan?

Berikut ini adalah tipsnya :
Rendahkan tingkat intensitas tubuh kita
Metabolime tubuh akan mengalami penurunan saat puasa. Hal ini diakibatkan karena dibatasinya asupan nutrisi (makan dan minum) dalam tubuh kita. Untuk mengatasi hal ini dianjurkan supaya kita melakukan olahraga yang memiliki intensitas yang rendah atau sedang. Jika kita memaksakan diri untuk melakukan olahrga yang berintensitas tinggi maka akan menyebabkan tubuh kita menjadi lemas.

Jenis olahraga dengan intensitas rendah yang dianjurkan saat bulan puasa adalah berjalan kaki/jalan cepat, bersepeda dengan rute yang tidak menanjak, bersih-bersih rumah, gerakan peregangan tubuh dan senam ringan.

Waktu yang tepat saat olahraga
Pagi Hari

Olahraga di pagi hari masih bisa dilakukan selama bulan puasa. Namun kebanyakan orang tidak mau melakukanya karena takut energinya akan cepat habis digunakan untuk pagi hari saja akibatnya dia akan menahan haus sampai waktu berbuka. Padahal olahraga di pagi hari baik-baik saja karena jaringan otot sudah aktif dan siap digunakan untuk berlatih.

Olahraga saat bulan puasa sebaiknya dilakukan 2-3 jam setelah santapan sahur.

Olahraga yang tepat saat puasa di pagi hari adalah jalan atau bersepeda santai, sambil misalnya berjalan ke masjid untuk shalat subuh berjamaah, kemudian pulang ke rumah dengan sedikit berputar-putar jalur, sekitar 30 menit, agar diperoleh durasi yang tepat. Membersihkan rumah juga termasuk olahraga yang dapat menjadi solusi yang menguntungkan.

Olahraga sebelum berbuka puasa
“Ngabuburit” ya istilah ini sering digunakan saat bulan puasa. Ngabuburit ialah melakukan kegiatan sambil menunggu waktu berbuka puasa. Ngabuburit ini biasanya dilakukan oleh anak-anak dan remaja.
Ngabuburit sambil berolahraga bisa dibilang baik. Karena sisa-sisa energi yang ada di dalam tubuh kita akan dapat langsung diisi kembali saat berbuka puasa. Normalnya ngabuburit sambil berolahraga dilakukan dua jam sebelum berbuka puasa. Yang artinya olahraga dilakukan tidak melebihi dua jam dan disarankan supaya melakukan olahraga selama 45-90 menit.
Olahraga yang paling banyam dilakukan saat ngabuburit adalah futsal, sepakbola, bulu tangkis, voli, dan lain sebagainya. Semakin melelahkan kita berolahraga di sore hari, biasanya akan mempengaruhi pada banyaknya asupan nutrisi yang kita masukkan (makan dan minum) saat berbuka.

Olahraga setelah berbuka puasa
Berolahraga sesudah berbuka puasa atau pada malam hari sangat sering kita melakukanya. Olahraga setelah berbuka dapat dilakukan karena kita untuk bebas makan dan minum sebelum, selama, dan sesudah olahraga.

Olahraga setelah berbuka dapat dilakukan kapan saja, tapi disarankan paling cepat dilakukan satu setengah jam (90 menit) setelah kita berbuka. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kerusakan pada jaringan otot karena otot belum sepenuhnya siap untuk diberikan beban.

Olahraga menjelang sah
Jika kita menggemari olahraga lari waktu yang terbaik untuk melakukannya adalah sebelum sahur. Ya, ini sungguh merupakan hasil dari penelitian ilmiah! Berolahraga pada waktu ini akan membuat kita bisa menghilangkan lemak secara maksimal.

Kebanyakan orang tidak akan mau bangun sekitar pukul 02:00 dini hari untuk berlari. Jika Anda bisa dan mau melakukan ini, maka hal terbaik untuk memulainya adalah bangun dan minum banyak air dengan secangkir kopi atau teh hijau, tunggu 30 menit, dan lakukan lari selama 30-45 menit dengan intensitas sedang.

Penulis : M. B. Dino Prakoso

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *